PT. Pos Indonesia Bantah Keterlibatan Karyawan

Truk Digunakan Angkut Motor Curian

EXTRA HOT IKLAN

DENPASAR, Bali (MetroNTB) – PT. Pos Indonesia membantah adanya keterlibatan karyawan Pos dan Giro terkait tertangkapnya truk Pos dan Giro yang mengangkut motor curian. Dalam hal transportasi pengangkut barang, PT Pos Indonesia bermitra dengan pihak ketiga, yakni Perum Damri sebagai penyedia transportasi berikut dengan awaknya.

MEDIUM IKLAN

Bantahan itu disampaikan Manajer Public Relations PT Pos Indonesia, Abu Sopian dalam klarifikasi yang disampaikannya. Soal alat transportasi untuk pengiriman paket/barang, kata Abu Sopian, Pos Indonesia selama ini bermitra dengan pihak ketiga melalui sistem sewa, yaitu Perum Damri selaku penyedia jasa transportasi. “Kontrak dengan Perum Damri mencakup alat transportasi (bus/truck) berikut dengan awaknya,” tegasnya.

LOW HOT IKLAN

Selengkapnya, kata Abu Sopian, pihak Pos Indonesia sudah memberikan penjelasan kepada pihak yang berwenang terkait dengan penahanan truk yang diantaranya berisi motor yg diduga hasil curian. Pihak kepolisian juga sudah mengizinkan Pos Indonesia mengambil barang/paket kiriman lain dalam truk tersebut untuk dipindahkan dan diangkut dengan kendaraan lain, agar barang/paket kiriman tersebut tetap bisa diantarkan ke alamat tujuan tepat waktu.

Sejauh ini katanya, tidak satupun, baik supir maupun kondektur truk yang ditahan pihak kepolisian Denpasar yang berstatus karyawan Pos Indonesia. “Jadi tidak benar karyawan Pos Indonesia terlibat dalam tindak pidana pencurian motor,” ungkapnya.

“Pos Indonesia juga terus dan siap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu penanganan kasus ini,” ungkapnya jelas. (BOND)

Comments

comments