Pemkab Bekasi Kagum Kerukunan Umat Beragama Di Lobar

EXTRA HOT IKLAN

LOMBOK BARAT, MetroNTB.com – Pemkab Bekasi mengagumi Kerukunan Umat Beragama di Lobar. Selain dengan maksud bersilaturahmi, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bekasi-Jawa Barat, Rabu (6/12) melaklukan lawatan ke Pemkab Lombok Barat (Lobar).

MEDIUM IKLAN

Kunjungan kerja (kungker) ini, selain dihajatkan untuk menjalin silaturahmi, tapi juga ingin mempelajarai perkembangan kerukunan umat beragama di daerah Patut Patuh Patju ini.

LOW HOT IKLAN

Tim yang berkekuatan 45 orang itu, terdiri dari unsur Bagian Kesra, Kesbangpolinmas, Kemenag, Kodim dan selebihnya dari pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Bekasi.

Mereka diterima langsung oleh Asisten I Bidang Kesra dan Pemerintahan, H.Halawi Mustafa di Ruang Rapat Jayengrana, kantor bupati Lobar di Giri Menang-Gerung.

Dalam arahannya, Halawi mengemukakan, penduduk asli Lombok Barat mayoritas beragama Islam. Dia merinci, penduduk Lobar yang beragama Islam mencapai 94,35 persen, menyusul 5,09 persen umat Hindu, 0,27 persen umat Budha, 0,20 persen umat Protestan dan umat Katholik sebanyak 0,08 persen.

“Kerukunan umat beragama di wilayah kami belum pernah terjadi konflik yang cukup signifikan,” jelasnya dihadapan beberapa orang perwakilan SKPD dan FKUB Lobar.

Senada dengan itu, diperjelas juga oleh anggota FKUB Lobar I Made Diate mengatakan, sebagai bentuk kerukunan beragama yang masih kental saat ini adalah ritual Perang Topat.

“Dalam ritual perang topat ini memang kita perang menggunakan ketupat, saling lempar, tapi setelah berakhir mereka saling rangkul penuh suka cita,” kata Diate.

Dikatakan Diate, pelaku perang saat gelaran ritual perang topat adalah. Dua komunitas yang berbeda keyakinan yakni Muslim dan Hindu. Namun Diate tidak ingin memperjelas dengan kata-kata, tapi diminta kepada tim tamu untuk menyaksikan sendiri, bagaimana proses kegiatan Perang Topat di taman Lingsar ini.

“Kebetulan hari ini, sore nanti penutupan kegiatan ritula Perang Topat, silahkan kalau ada waktu saya bisa antar,” tawar Diate.

Mendengar arahan baik dari Pemkab Lobar maupun FKUB Lobar, pihak FKUB Bekasi menjadi terkesima. Betapa kerukunan umat beragama di Lobar sangat tinggi.

Apalagi kemudian apresiai muncul dari ketua FKUB Bekasi, KH.Sulaiman Zakairus menyatakan, dalam perjalanan menuju Lobar, mereka sempat melihat pemandangan yang cukup unik. Ada bangunan tempat ibadah yang megah antara Masjid dengan Pure saling berdampingan.

“Bagaimana dengan kegiatan keagamaan masing-masing, apakah tidak terganggu?” tanya lelaki berjanggut putih dan berkopiah ini keheranan.

Sebagai bentuk apresiasi, kabag Kesra Bekasi, Iwan Priyatna berharap, ke depan pemkab Lobar bisa melakukan kunjungan balasan. Tentu tim akan menyambut gembira kehadiran tim Lobar bersama FKUB.

“Kami tunggu kunjungan bapak ibu ke kabupaten Bekasi,” katanya seraya menutup pertemuan yang berdurasi lebih dari satu jam itu.

Comments

comments