Pascasarjana UIN Mataram Siap Jadi Aktor Utama Sebarkan Islam Rahmatan Lilalamin

EXTRA HOT IKLAN

MATARAM, MetroNTB.com – Di penghujung tahun ini fenomena kekerasan, radikalisme, ekstremisme dan terorisme masih menjadi persoalan serius yang dihadapi bangsa ini. Tak kurang dari 200 kasus kekerasan termasuk kekerasan berbasis agama setiap tahunnya terjadi.

MEDIUM IKLAN

Sejumlah konflik bernuansa kekerasan masih menghiasi media massa terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Sulawesi, Sumatra, Aceh, Maluku, dan NTB.

LOW HOT IKLAN

“Maka, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram siap menjadi aktor utama menyebarkan Islam yang Rahmatan Lilaalamin di seluruh penjuru nusantara bahkan dunia,” ujar Wakil Direktur Pascasarjana UIN Mataram, Dr. Adi Padli, M. Ag, Sabtu (24/11/2017)

Adi Padli menjelaskan, pelaku kekerasan tidak memandang usia, termasuk yang paling menyedihkan adalah kalangan remaja. Keterlibatan kalangan remaja dalam kekerasan merambah di sekolah-sekolah, Pondok Pesantren (Ponpes) termasuk erguruan tinggi.

“Kalangan remaja termasuk mahasiswa merupakan segmen yang belum sepenuhnya terlepas dari cengkeraman gerakan radikal dan terorisme,” jelasnya

Dikatakannya, remaja merupakan kelompok yang rentan terpengaruh ideologi radikal. Salah satu indikatornya misalnya masih banyak remaja yang mendukung, menyatakan sikap setuju dengan gerakan ekstremisme berbasis keagamaan.

“Terbukti masih banyak pelaku tindakan radikal dan terorisme yang tertangkap di wilayah NTB adalah usia muda dan masih menguatnya narasi kekerasan di kalangan pelajar sekolah dan mahasiswa,” kata Adi Padlu

Untuk itu, diperlukan program-program untuk menanggulangi kekerasan dan ekstremisme dari semua kalangan termasuk perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi utamanya PTKI, termasuk UIN Mataram harus menjadi agen penting dalam menyebarluaskan dan mensosialisasikan nilai-nilai Islam rahmatan lilalamin ke seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya

Comments

comments