Minimalisir Dampak Inflasi, Gubernur NTB Usulkan Penetapan HPP Cabe Dan Bawang

EXTRA HOT IKLAN

MATARAM, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Dr.TGH. M. Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk menetapkan harga pembelian Pemerintah (HPP) Cabe Rawit, Cabe Keriting, Bawang Putih dan Bawang Merah, guna meminimalisir dampak inflasi karena fluktuasi harga dari keempat komoditi pertanian tersebut.

MEDIUM IKLAN

“Kami sudah mengusulkan harga-harga untuk keempat komiditi ini, karena terus terang fluktuasi harga untuk komunitas ini, pertama kadang-kadang membuat inflasi kita naik turun,” ujar Tuan Guru Bajang

LOW HOT IKLAN

Kemudian yang kedua, menurutnya fluktuasi harga cabe pada saat-saat tertentu kadang-kadang  jatuh hingga ke level Rp. 4000. Tetapi terkadang sangat tinggi.

Dari fluktuasi tersebut, kata TGB pada intinya petanilah yang pada akhirnya sangat dirugikan.

“Pada saat-saat tertentu petani kita agak kesulitan menjual cabe mereka dengan harga yang baik,” tuturnya.

Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Presiden RI, saat menyampaikan sambutan selamat datang dan apresiasinya kepada Presiden Jokowi atas pembagian 2.700 sertifikat tanah kepada masyarakat NTB, sekaligus peresmian Masjid Nurul Bilad dan beroperasinya KEK Mandalika, di Pantai  Kute Lombok Tengah, Jum’at (20/10) lalu.

Pada saat itu, Gubernur TGB menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Presiden Jokowi, juga mengungkapkan rasa syukur masyarakat NTB atas pembagian serfikat tanah tersebut.

Dalam Bahasa sasak TGB sempat menyatakan kegembiran  ribuan masyarakat dari Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat dan Kota mataram yang antusias menyambut kedatangan Bapak Jokowi. “demen” bapak ibu? Cemoh? Yang dijawab pekik kegembiraan.

Kenapa senang, karena memang bagi kami warga NTB, kata TGB memiliki tanah yang bersertifikat itu tak ternilai harganya.

“Betul-betul itulah yang menjadi harapan masyarakat NTB, sehingga mohon berkenan Pak Presiden supaya ditugaskan pak menteri untuk bisa diselesaikan semua tanah tanah yang belum bersertifikat milik warga NTB, supaya bisa semuanya,”pungkasnya

 

Comments

comments