MI6 Nilai Koalisi Demokrat Dan PKB Hanya Fatamorgana Politik

EXTRA HOT IKLAN

MATARAM, MetroNTB.com – M16 menilai koalisi Pilgub antara Demokrat dan PKB NTB mustahil terjadi.

MEDIUM IKLAN

“Hal ini karena Demokrat dan PKB sesungguhnya tidak memiliki persamaan kemistri dan fatsun politik terkait figur calon yang akan diusung,” ujar Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, Selasa (5/12/2017)

LOW HOT IKLAN

Menurut Didu sapaan akrabnya bahwa apa yang dilakukan antara Demokrat dan PKB hanya sekedar “entertain politik” semata untuk mengesankan ke publik bahwa kedua Oarpol tersebut serius berkoalisi.

“PKB pada akhirnya nanti tidak akan berkoalisi linier dengan Demokrat,” ujarnya. Sembari mengatakan bahwa PKB NTB hanya sekedar test case saja, seolah olah berkomitmen dengan Demokrat padahal nothing.

Didu menjelaskan, dalam kontek Demokrat dan PKB yang seolah olah dipersepsikan Demokrat-PKB berkoalisi mengusung Dr Zul Rohmi. Ia menilai hal itu hanya  “fatamorgana” politik semata.

“Sulit bagi PKB berkoalisi dengan Demokrat, jika performance Paslon yang ditawarkan melulu kemauan politik Demokrat dan NW semata,” terangnya

Didu juga menegaskan, PKB sadar bahwa dirinya menjadi pendulum politik yang menentukan bagi siapapun paslon ataupun Parpol pengusung lainnya.

“Dengan image PKB identik parpolnya warga Nahdliyin yang memiliki basis massa loyal. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi kekuatan politik PKB NTB,” tegasnya.

Didu menilai manuver politik terbuka yang dilakukan oleh Ketua DPW PKB NTB, HL Hadrian Irfani harus dipahami sebagai upaya untuk memberikan pencerahan politik sekaligus PKB tidak ingin segera menutup pintu lapak harapan politik bagi paslon dan Parpol pengusung dalam Pilgub NTB.

“Pada akhirnya nanti PKB NTB akan berlabuh dan buang sauh ke Paslon yang tepat,” tandasnya

Didu mengutarakan dirinya kerap berkomunikasi dengan Ketua PKB NTB maupun sebaliknya terkait konstelasi politik pilgub ini.

“Saya berkesimpulan langgam yang dimainkan Ketua PKB NTB saat ini  tidak bisa dikatakan mencederai komunikasi politik yang telah dibangun sebelumnya. Untuk itu Paslon lain tidak boleh baper dengan PKB NTB,” sambung Didu sambil berkata akan indah pada masanya bagi Paslon yg menjadi tambatan hati PKB .

Terkait langgam politik yang dimainkan PKB NTB hari ini, Didu melihatnya sebagai upaya untuk menjaga silaturahmi politik antara Demokrat dan PKB yang tidak dalam ikatan kepastian politik.

“Coba ingat ingat dulu, saat penyampaian visi-misi dan fit and proper oleh PKB dulu Cagub dan Cawagub mana saja yang ikut. Mana diantara Paslon itulah PKB NTB akan berlabuh,” pungkasnya.

Comments

comments