IMM NTB : Masyarakat NTB Harus Bangga !!!

Oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) NTB Supratman

EXTRA HOT IKLAN

MATARAM, MetroNTB.com – Beberapa bulan terkahir ini memang NTB sangat seksi dibicarakan baik tingkat lokal maunpun nasional. Tidak luput juga dari pantauan media lokan dan nasional memberitakan. Isu seksi ini bukan karena kadatangan artis ibu kota ke NTB. Bukan pula isu politik yang sedang hangat dan tansinya agak akhir_akhir ini di NTB (kontestasi Pilgub dan dan Pilbub 2018), melainkan gelar “Pahlawan Nasional” yang akan disematkan kepada “Sang Figur” atau “Sang Kiyai” meminjam istilah NU sebagai pelopor dakwah di NTB yang sering diistilahkan “Tuan Guru” (istilah khas Lombok).

MEDIUM IKLAN

Gelar pahlawan nasional bukan perkara mudah bisa diraih dan didapatkan begitu saja tanpa pembuktian administrasi maupun sejarah dan jejak perjuangan Sang Tokoh.

LOW HOT IKLAN

Banyak indikator yang menjadi rujukan negara untuk menyematkan gelar pahlawan nasional kepada tokoh. Berdasarkan beberapa refensi yang pernah saya baca, antara lain; 1. Karya monumental tokoh, 2. Jejak perjuangan, 3. Serta riser_riset pembuktian bahwa tokoh tersebut layak dianuhgerahkan sebagai pahlawan nasional dll.

Alm. TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid atau sering disapa Maulanasyeikh telah melawati tahapan itu semua dengan pembuktian yang akurat. Yang memang sudah beberapa tahun terakhir diusulkan masyarakat NTB melalui Pemda setempat, namun perjuangan panjang itu akhirnya terpenuhi juga oleh negara dengan keluarnya surat keputusan presiden Nomor : 115 / TK / Tahun /2017 tentang penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Sebagai rakyat NTB kita semua harus bangga atas prestasi dan dedikasi ulama karismatik NTB (TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid) sebagai pahlawan nasional.

Tiba-tiba nama NTB melejit dengan masuknya tokoh asal NTB sebagai dertan daftar pahlawan nasional baru. Ini sebagai pembuktian sejarah, bahwa NTB merupakan bagian terpenting untuk kemerdekaan dan kemajuan bangsa ini.

Sebab penganugerahan sebagai pahlawan nasional atas prestasi dan dedikasi tokoh sebagai bukti tokoh tersebut bagian terpenting yang mendukung kemajuan bangsa.

Warisan Tuang Guru (Maulanasyeikh) memang tidak bisa diragukan lagi, baik dari segi amal usaha pendidikan (pondok pesatren) yang motori ormas Nahdatul Waton (NW) sekaligus ormas yang ia dirikan maupun warisan generasi terbaik di NTB yang saat ini kita akui Lombok sebagai pulau basis Tuan Guru, selain namanya dikenal pulau seribu masjid.

Jejak perjuangan Tuan Guru saat ini tentu merupakan warisan sejarah generasi hebat yang saat ini menjadi pahlawan nasional yang menjadi kebangaan kita semua yaitu TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (Maulanasyeikh).

Gelar pahlawan nasional ini, tentu pemerintah yang mempelopori dukungannya harus berterima kasih kepada seluruh eleman masyarkata NTB.

Karena banyak pihak yang terlibat agar diakuinya Maulanasyeikh sebagai pahlawan nasional. Memang peren pemerintah tidak bisa kita pungkiri atas hal ini.

Apalagi Gubernur NTB (Tuan Guru Bajang) sebagai cucunya sangat proaktif untuk mendukung hal tersebut. NTB telah membuktikan bahwa prestasi dan dedikasi tokohnya tidak diragukan dalam pentas perjalanan bangsa ini.

Kebanggan atas prestasi itu bukan hanya kebanggaan kerabat dan keluarga “Sang Tokoh” TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Kebanggaan dan kebahagiaan itu menjadi kebanggaan kolektif (bersama) masyarakata NTB.

Sebab bicara NTB bukan hanya dibatasi dengan suku tertentu, melainkan mewakili semua suku, etnis, ormas maupun agama (kepercayaan) yang dibingkai dalam lingkaran besar bernama NTB. Atas nama generasi muda NTB dan institusi (organisasi) Dewan Pimpinan Daerah IMM NTB kami ucapkan selamat kepada Maulanasyeikh atas penganugerahan sebagai gelar “Pahlawan Nasional”. Semoga akan lahir lagi pahlawan_pahlawan baru dari bumi NTB. Itu bukan suatu hal yang mustahil kedepannya. Sehingga NTB menjadi negeri para pahlawan.

Comments

comments