Dorong Terbentuknya Wirausaha Masyarakat Pinggir Hutan

LPSK Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Hutan

EXTRA HOT IKLAN

LOMBOK TENGAH, MetroNTB.com – Kawasan utara Lombok Tengah tidak hanya terkenal dengan keindahan wisata alam yang menarik dan mempesona, akan tetapi sumber daya alamnya tidak kalah penting.

MEDIUM IKLAN

Wilayah yang subur serta keterpenuhan akan sumber daya air menjadi bagian komoditi unggulan, belum lagi hasil pertanian dan perkebunan serta perikanannya yang cukup membantu bagi terpenuhinya kebutuhan masyarakat.

LOW HOT IKLAN

Hasil pertanian dan hasil hutan (HKM) misalnya, dikala musim panen tiba, hampir semua komoditas dan hasil pertanian dan perkebunan di HKM seperti pisang, talas, singkong dan beberapa tanaman lainnya justru dijual dengan harga yang sangat murah.

Melihat kondisi seperti itu, Lembaga Pengembangan Sumber Daya Kepemudaan (LPSK) NTB menggelar pelatihan pengolahan hasil hutan selama dua hari 27-28 Oktober kemarin, bertempat di Sekretariat LPSK desa Lantan, Batukliang Utara

“Pelatihan ini sebagai salah satu terobosan berbentuk dalam mendorong terbentuknya wirausaha masyarakat pinggir hutan,” ujar Direktur LPSK NTB, Herman

Herman menjelaskan bahwa dikawasan utara Lombok tengah juga terdapat beratus jenis tanaman dan berbagai jenis hewan besar dan kecil yang dipelihara oleh masyarakat.

“Hasil utama yang dikenal oleh masyarakat umum di luar kawasan berupa sayur dan buah seperti: pisang, nangka, durian, manggis dan rambutan serta kopi dan coklat,” beberny

Lebih lanjut Herman mengungkapkan, dalam pengolahan hasil hutan, kebun dan sawah, hampir di semua desa di kawasan ini terutama para perempuan, sudah mulai mengorganisasikan diri, walaupun masih banyak yang bersifat sporadis dan musiman.

“Ini dapat di lihat dengan munculnya kelompok-kelompok perempuan yang berkegiatan prosesing makanan ataupun kerajinan dan anyaman-ayaman,” katanya

Dalam rangka mendorong terciptanya usaha yang berkelanjutan, memanfaatkan serta lebih sensitive dalam melihat dan menciptakan peluang.

“Jaringan pemasaran merupakan kunci sukses dalam mempromosikan hasil produk yang dikembangkan. Tidak akan maksimal hasil yang diperoleh jika pemasaran dan jaringan pemasaran tidak dimiliki dan dikuasai,” terang Herman

Herman mengatakan bahwa pelatihan yang diselenggarakan selama dua hari sudah mengundang para instruktur yang sudah berpengalaman dalam usaha-usaha yang digeluti oleh masyarakat pada umumnya.

“Adapun beberapa instruktur yang di undang dalam pelatihan tersebut yaitu Ibu Disperindag Kabupaten Lombok Tengah, Suci Hati dan Irfan Dilaga, (Ketua Lakpesdam NU Kota Mataram Jayadi, Purna PSP3, Baiq Maesarah, S.Pd,” tuturnya

Herman menambahkan, peserta yang diundang untuk mengikuti pelatihan ini sekitar 40 orang yang berasal dari beberapa dusun yang ada di desa Lantan.

“Sengaja dipilih peserta perempuan semua, karena disamping mereka tidak memiliki pekerjaan tetap juga mereka harus diberikan pemahaman dan keterampilan supaya tidak hanya mengandalkan uang pemberian suami,” pungkasnya

Comments

comments