Di STEI Jakarta, Ini Yang Disampaikan TGB

EXTRA HOT IKLAN

JAKARTA, MetroNTB.com – Suatu negara akan mampu membangun ekonomi yang kuat, bertahan di tengah berbagai tantangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila memiliki populasi yang cukup. Populasi yang dimaksud adalah manusia-manusia yang memiliki karakter yang baik.

MEDIUM IKLAN

Ada tiga tahapan yang harus dimiliki seseorang untuk menjadi manusia berkarakter baik, yakni :  pertama, moral knowing adalah kemampuan membedakan mana yang baik dan  buruk untuk diterapkan dalam seluruh konsep kehidupan.

LOW HOT IKLAN

Kedua, moral feeling adalah seseorang yang dalam kesehariannya mampu mencintai kebaikan, berbuat baik dan bersahabat dengan orang orang baik.

Ketiga adalah moral behavior, yaitu seluruh kebaikan yang ada dalam pikiran dan pemahaman seseorang, bahkan menumbuhkan kecintaan pada kebaikan itu, sudah menjadi bagian hidup dan perilaku nyata dalam kehidupannya sehari hari.

Gubernur NTB, Dr.TGH. M. Zainul Majdi yang lebih dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB) memaparkan hal itu saat menyampaikan orasi ilmiah  di hadapan ribuan wisudawan dan para orang tua wisudawan  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) Jakarta, di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Selasa  (24/10/2017).

Menurut Gubernur Tuan Guru Bajang, hanya manusia yang berkarakter baik inilah yang mampu menjadi pelaku perubahan. Terlebih  membangun ekonomi suatu bangsa secara konsisten dan konstan.

“Termasuk di dalamnya merubah sikap, pikiran dan pandangan dalam kehidupan, baik secara pribadi maupun berbangsa,” katanya

Di hadapan Ketua STIE Jakarta, Ridwan Maronrong beserta ribuan calon Ekonom dan Guru Besar STIE  Jakarta, Gubernur NTB dua periode  tersebut memaparkan konsep yang menjadi faktor penentu kemajuan atau keruntuhan ekonomi suatu bangsa.

Menurutnya faktor yang paling menentukan  adalah manusia itu sendiri, atau dalam bahasa umum disebut populasi.

Konsep ini, lanjut TGB sesuai dengan salah satu ayat dalam Al-Qur’an, yang bermakna bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya.

Inilah konsep yang pas menurut Tuan Guru Bajang untuk membangun dan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Yakni para generasi muda memiliki konsep dan komitmen kuat merubah diri ke arah yang lebih baik dan memiliki pengaruh pada kebaikan suatu bangsa.

 

“Saya berharap, bahwa tahapan wisuda yang anda semua jalani hari ini merupakan satu tahap untuk menyempurnakan karakter baik kalian,” harap Gubernur yang di sambut tepuk para undangan dan guru besar.

Pada tempat yang sama, Ketua STEI Jakarta, Ridwan Maronrong menyampaikan terima kasih kepada  Gubernur TGB yang telah berbagi ide dan pemikiran tentang karakter dan peran pemuda bagi bangsa. Serta dijadikan bekal bagi para wisudawan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada saat itu juga secara khusus ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan keluarganya atas keberhasilan para wisudawan dalam menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu ekonomi Indonesia.

Ia menjelaskan Perjalanan ke depan masih panjang dan penuh tantangan, lapangan kerja menuntut persaingan yang semakin tinggi apalagi dengan diberlakukannya masyarakat ekonomi ASEAN pada tahun 2015 dan para alumni juga dituntut untuk turut berperan dalam membawa nama baik dan meningkatkan Citra almamater di masyarakat.

Oleh karena itu, dalam pengabdian pada masyarakat bangsa dan negara para alumni harus tetap memiliki dan membangun serta mengedepankan integritas kepribadian yang kuat disiplin kerja keras ulet santun dan berperilaku atas dasar kejujuran dan kebenaran baik dalam niat pikiran ucapan maupun perbuatan.

“Ini berarti saudara dan kita semua harus meyakini dan tetap berpegang teguh pada kebenaran dan kelurahan norma-norma kehidupan terutama norma-norma etika dan moral yang dibenarkan oleh agama masyarakat dan negara menantikan karya dan baktimu dan saudara kan dihargai untuk semua ini,” pungkasnya

Comments

comments