DEKRANASDA NTB Kampanyekan Semangat Berwirausaha

EXTRA HOT IKLAN

MATARAM, MetroNTB.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi hadir di Kantor Dekranas “Rumah Kriya Asri” Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Jumat siang (8/9) lalu.

MEDIUM IKLAN

Kehadiran  ketua Dekranasda yang juga istri Gubernur NTB tersebut adalah dalam rangka memaparkan program kerja Dekranasda Provinsi NTB sebagai bagian dari penjurian Dekranas Award Pembina Teladan Tahun 2017.

LOW HOT IKLAN

Saat itu, Hj. Erica menegaskan bahwa Dekranasda NTB bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait lainnya, terus mendorong peningkatan semangat dan mental wirausaha dikalangan generasi muda dan masyarakat NTB.

“Tantangan terbesar untuk Dekranasda NTB saat ini adalah masalah mindset atau sikap mental. Mental yang dimaksud Hj. Erica adalah mental usaha,” ujarnya

Hal inilah yang  membuat istri Gubernur NTB tersebut  merasa perlu untuk terus mengkampanyekan enterpreunership.

“Karenanya, Dekranasda NTB mempunyai program go to school, program go to campus,”tuturnya.

Erica juga menegaskan bahwa para pengerajin yang sudah jelas-jelas berhasil, pendapatannya tinggi, punya nama di nasional maupun di internasional  terus didorong dan dilibatkan untuk memotivasi anak – anak agar nemiliki mental wirausaha yabg baik.

“Disamping program tersebut, Dekransda NTB juga secara rutin mengundang wirausahawan muda yang sukses,” tegasnya

Pada tahun 2016, Dekranasda NTB bekerja sama dengan 3 desainer Indonesia membawa tenun lombok menuju New York Fashion Week.

Sedangkan, pada tahun 2017, Dekranasda NTB sudah menggandeng Sari Ayu dalam hal warna kosmetik bertema Lombok dan Tambora.

Selain itu Erica Zainul Majdi menjabarkan, bahwa target Dekranasda NTB tiap tahun harus ada headline Kompas tentang kepala negara memakai tenun NTB.

Target itu mampu terpenuhi dimulai pada tahun 2016 saat Presiden Jokowi datang pada perayaan (Hari Pers Nasional) HPN 2016, kemudian di tahun 2017 pada pembukaan MTQ Nasional.

“Ini merupakan pelajaran berharga buat kami, karena sekarang jika orang mencari tenun, mereka bilangnya ‘TENUN JOKOWI’ dan ini sangat strategis,”pungkasnya.

Comments

comments