Aset Hotel Bintang Senggigi Disita

EXTRA HOT IKLAN

LOMBOK BARAT, MetroNTB.com – Karena sudah diperingatkan dan dikirimi Surat Paksa, Aset Hotel Bintang Senggigi senilai Rp. 123.135.415,- disita pihak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

MEDIUM IKLAN

Tim Juru Sita langsung dipimpin oleh Kepala Bapenda Ir. Hj. Lale Prayatni, MM bersama jajarannya, Jum’at (20/10).

LOW HOT IKLAN

“Total nilai piutang yg kita sita sebesar seratus dua puluh tiga juta lebih. Penyitaan ini dilakukan karena pihak manajemen hotel tidak kunjung membayar walaupun berkali-kali diberi kesempatan,” ujar Kepala Bapenda Lale Prayatni yang juga memperlihat surat-surat pernyataan yang tak kunjung ditepati.

Lale mengatakan, aset Hotel Bintang Senggigi yang disita ini meliputi Bed Set, Meubelair, Tv, dan lain sebagainya. Pihak manajemen diberikan kesempatan selama 14 hari untuk segera melunasi hutangnya itu.

“Bila dalam rentang waktu itu pihak hotel tidak membayar, maka barang sitaan itu kami akan daftarkan ke KPKNL utk dilelang,” tambah Lale.

Tim Bapenda yang berjumlah sebanyak 8 orang itu didukung penuh oleh pihak Camat Batulayar dan Sat Pol PP.

Mereka ditemui Manajer Pemasaran Nining dan Manajer Keuangan Melkior Sudianto yang tidak bisa berbuat apa-apa dengan tindakan penyitaan itu. Mereka membiarkan beberapa barang milik hotel diberikan stiker label Sita oleh tim Juru Sita.

Mereka berjanji melunasi hutang tersebut setelah terlebih dahulu mengkomunikasikannya dengan pemilik hotel.

Mengenai nilai yang kecil, Lale Prayatni mengaku piutang kepada Hotel Bintang Senggigi itu belum termasuk pajak PBB dan Pajak Air Tanah.

“Penyitaan terhadap wajib pajak yg tidak memenuhi kewajibannya membayar pajak daerah,  termasuk pelanggararan terhadap Peraturan perundang undangan. Ini  merupakan salah satu sikap tegas dari Bupati Lombok Barat dan akan terus dilakukan penindakan terhadap wajib pajak yang lain apabila menunggak pajak,” ancam Lale

Comments

comments